banner 728x250

Memasuki Musim Penghujan Warga Bantaran Kali Citarum Cabangbungin Mulai Resah

  • Share
banner 468x60

BEKASI, GUECIKARANG.CO.ID – Memasuki musim penghujan dengan intensitas yang cukup tinggi beberapa hari terakhir, membuat warga yang ada disepanjang bantaran Kali Citarum mulai resah dengan kondisi tanggul yang kritis. Berdasarkan data dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Bekasi sendiri, ada 55 titik tanggul dalam kondisi kritis, berpotensi jebol disepanjang bantaran kali Citarum.

banner 336x280

PLT Bupati Bekasi Akhmad Marzuki mengatakan, Pemerintah Kabupaten Bekasi telah mengambil langkah antisipasi dengan mengirimkan surat kepada Kementrian Pekerjaan Umum untuk bisa segera dibangun secara permanen.

Baca Juga : Jual Butuh Tanah Di Dekat Kawasan Lippo Cikarang, Cocok Buat Invest dan Kontrakan Karyawan

“Kami pemerintah daerah sudah berkirim surat ke PU agar ini juga dibuat bukan hanya sementara, tapi ini kami inginnya tanggul dibuat permanen sehingga masyarakat tidak lagi khawatir kalau ada hujan dengan intensitas yang tinggi” jelas PLT Bupati Bekasi Akhmad Marzuki saat meninjau lokasi tanggul kritis di Kampung Tepak Serang, Desa Lenggah Jaya, Kecamatan Cabang Bungin, Rabu (3/11/2021).

“Sudah kita liat sendiri ya dari satgas citarum sudah mulai berbuat dari ujung sana, ya mungkin tinggal sedikit saja dan akan terus dilakukan. Mudah-mudahan belum ada hujan yang deras ini sudah selesai” lanjutnya kepada awak media.

Menurutnya, dari 55 titik lokasi tanggul kritis, salah satu yang terparah ada di lokasi Desa Lenggah Jaya. Sehingga perbaikan tanggul dimulai dengan memperkuat tanggul untuk sementara agar saat debit air aliran kali Citarum meningkat tanggul masih bisa menahan tekan arus kali Citarum.

“Sebisa mungkin nanti ini kan masih diusulkan kep PU kalau kita inginnya itu diperbaiki secara permanen, tapi biar untuk antisipasi agar tidak terjadi yang lebih parah ya, apa yang bisa kita buat ya kita perbuat” Kata Marzuki.

Baca Juga : 8 Pintu Rejeki Yang Wajib Kita Ketahui

Terkait penggunaan anggaran dalam mempersiapkan tanggap darurat bencana, Marzuki mengaku, Pemkab Bekasi akan berusaha semaksimal mungkin mempersiapkannya, agar upaya antisipasi terjadinya bencana banjir dari luapan Sungai Citarum bisa berhasil sebelum masuk musim hujan.

“Kalau anggaran terus terang karna kemarin kita juga harus recofusing sehingga anggaran mungkin agak minim sekali, tapi ini karna tanggap darurat pemerintah daerah insya Allah berupaya semaksimal mungkin dari mana saja yang penting bisa tertangani terlebih dahulu” tegasnya.

Sedangkan untuk wilayah titik rawan terjadinya banjir dan masuk pada level siaga, Marzuki mengungkapkan, hal tersebut tentunya telah masuk dalam pemetaan oleh BPBD Kabupaten Bekasi.

banner 336x280
banner 120x600
  • Share

Leave a Reply

Your email address will not be published.