banner 728x250

Sebagai Bentuk Kepedulian, Ketua DPRD HM. BN. Holiq Qodratulloh Bersama Tim BPPH Pemuda Pancasila Kab. Bekasi Sambangi Gadis Disabilitas Korban Perkosaan

  • Share
banner 468x60

CIBITUNG – Gadis Berkebutuhan khusus (disabilitas) yang diduga kuat jadi korban perkosaan oknum 7 remaja di Banjarsari Sukatani disambangi Ketua DPRD Kabupaten Bekasi BN Holik Qodrutllah, didampingi Tim Kuasa Hukum dari Badan Penyuluhan Pembelahan Hukum Pemuda Pancasila Kabupaten Bekasi di antaranya H.Ujang Suryadi SH, Arsusban Efendi SH, dan beberapa pengacara lainnya, Jumat (18/02) sekitar pukul 10.00 Wib.

Kedatangan BN. Holik adalah salah satu bentuk kepedulian terhadap kejadian yang menimpa gadis disabilitas, sebut aja Melati, nama samaran (22 Thn), yang menjadi korban perkosaan dan saat ini kasusnya sudah ditangani Kepolisian Polres Metro Kabupaten Bekasi.

banner 336x280

“Saya sengaja datang ke sini adalah adalah satu bentuk di mana saya sebagai wakil rakyat untuk mengetahui kejadian salah satu warga di Kabupaten Bekasi, salah satunya kejadian yang sangat miris ini yang menimpa adik kita ini,” ucap BN Holik.

“Sebagai bentuk pengawasan atas kejadian yang saya kira ini, bukan hal yang biasa, dan saya ucapkan terimakasih dan memberikan apresiasi kepada Tim BPPH Pemuda Pancasila yang di Komandoi Pak Ujang Suryadi SH, yang telah memberikan bantuan hukum untuk mengawal kasus ini dalam menegakan keadilan bagi korban.” jelasnya.

“Dan saya berharap pihak Penegak Hukum untuk secepatnya memproses kasus ini agar tidak berlarut larut,” imbuh Ketua DPRD Kabupaten Bekasi.

Di tempat yang sama Arsusban Efendi SH, Wakil Ketua BPPH Pemuda Pancasila menambahkan, “kami dari Tim Kuasa Hukum Korban Melati ini sudah bergerak cepat dalam melakukan pengawalan kasus ini dan SPDP sudah dikirim ke Kejakasaan Negeri Cikarang, Tim Psikolog pun sudah datang ke Korban, kami tinggal menunggu hasil nya saat ini masih di laboratorium dan forensik.” jelasnya.

“Di sini lah peran Pemerintah Kabupaten Bekasi sangat dibutuhkan terkait kejadian ini,, ini masalah yang saya anggap sangat luar biasa, apa bila tidak ada respon cepat dari pihak kepolisian dan kejaksaan kami akan adukan kasus ini ke Kementrian Pemberdayaan Perempuan dan Anak,” tegas Arsusban Efendi SH.

banner 336x280
Writer: Iswadi Jati Pilar SerangEditor: GCNews
banner 120x600
  • Share

Leave a Reply

Your email address will not be published.