Selamat Datang di Website Kami, Website Dengan Ribuan Pengunjung Setiap Harinya

Hujan Berhari-hari, Atap Gedung SMPN 3 Cikarang Selatan Roboh, Kades Ciantra Minta Pemerintah Bertindak Cepat

banner 120x600

Cikarang Selatan – Hujan dengan intensitas sedang hingga lebat terus mengguyur wilayah Kabupaten Bekasi dalam beberapa hari terakhir. Kondisi cuaca tersebut menyebabkan sejumlah wilayah terdampak, termasuk robohnya beberapa gedung di SMP Negeri 3 Cikarang Selatan, pada Minggu (18/01/2026).

Peristiwa robohnya bangunan sekolah tersebut terjadi di Perumahan Graha Ciantra Blok A/D, Desa Ciantra, Kecamatan Cikarang Selatan, Kabupaten Bekasi. Curah hujan yang turun secara terus-menerus diduga menjadi pemicu utama ambruknya sejumlah gedung sekolah.

Berdasarkan informasi yang dihimpun, kondisi bangunan SMP Negeri 3 Cikarang Selatan mengalami kerusakan cukup parah. Struktur gedung diduga tidak mampu menahan dampak hujan berkepanjangan sehingga menyebabkan beberapa bagian bangunan runtuh.

Robohnya gedung sekolah ini menimbulkan kekhawatiran masyarakat sekitar, terutama para orang tua siswa. Pasalnya, sekolah tersebut menjadi salah satu fasilitas pendidikan penting bagi warga Desa Ciantra dan sekitarnya.

Beruntung, kejadian tersebut terjadi saat masa libur sekolah. Dengan demikian, tidak ada aktivitas belajar mengajar di lokasi dan tidak menimbulkan korban jiwa maupun luka-luka dalam peristiwa tersebut.

Meski tidak menimbulkan korban, kerusakan bangunan ini dikhawatirkan dapat mengganggu proses kegiatan belajar mengajar ketika sekolah kembali aktif. Kondisi gedung yang tidak layak pakai berpotensi membahayakan keselamatan siswa dan tenaga pendidik.

Kepala Desa Ciantra, Bang Bulle, menyampaikan harapannya agar pemerintah segera turun tangan menangani kerusakan tersebut. Menurutnya, perbaikan gedung sekolah harus menjadi prioritas utama demi keselamatan dan kelangsungan pendidikan.

“Kami berharap pemerintah daerah segera melakukan perbaikan gedung SMPN 3 Cikarang Selatan yang roboh. Jika tidak segera ditangani, kegiatan belajar mengajar akan terganggu dan kami khawatir siswa dan siswi bisa mogok sekolah,” ujar Bang Bulle.

Ia juga menegaskan pentingnya langkah cepat dan tepat agar proses pendidikan tidak terhambat terlalu lama. Pemerintah daerah diharapkan segera melakukan peninjauan dan mengambil tindakan konkret terhadap kondisi bangunan sekolah tersebut.

Sementara itu, hingga Minggu (18/01/2026), hujan masih berpotensi turun di sejumlah wilayah Kabupaten Bekasi. Masyarakat diimbau untuk tetap waspada terhadap dampak cuaca ekstrem, terutama terhadap kondisi bangunan dan fasilitas umum yang rawan terdampak akibat hujan berkepanjangan.

Reporter : Iswadi (Jati Pilar – Serang)

Selamat Datang di Website Kami, Website Dengan Ribuan Pengunjung Setiap Harinya

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *