banner 728x250

Viral Seorang Penjual Bubur Di Jawa Tengah Adukan Masalah Ke Kapolri, Kini Mendatangi Polres Metro Bekasi

  • Share
banner 468x60

BEKASI – Sempat Viral di media sosial seorang ibu penjual bubur asal klaten, Jawa Tengah yang mengunggah sebuah video meminta pertolongan Kepada Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo.

Hal tersebut, untuk turun tangan membantu kasus gadai motor yang melibatkan oknum kepolisian.

banner 336x280

“Saya mohon saya hanyalah seorang tukang bubur yang ketika mencari keadilan dipersulit dan mahal,” kata Sita dikutip dari video yang diunggah akun Instagram @majeliskopi08, Kamis (30/12).

Kasus ini bermula saat ia merantau ke Jakarta. Pada tahun 2020, Sita mengalami kesulitan uang. Ia kemudian menggadaikan motornya dengan nilai Rp6 juta. Namun, saat ia hendak menebus gadai itu, motornya sudah tidak ada.

Sita lantas meminta bantuan salah seorang anggota Polsek Cilincing, Jakarta Utara. Aparat tersebut kemudian datang bersama seorang informan atau cepu berinisial ER.

“Motor itu sebenarnya sudah ketemu di tahun 2020. Di situ saya sudah ngeluarin uang pokoknya buat operasional semuanya sudah tak kasihkan,” ujar Sita sebagaimana dikutip dari video yang diunggah akun Instagram @majeliskopi08, Senin (27/12).

Namun, alih-alih dikembalikan kepada Sita, motor itu justru digadaikan oleh cepu tersebut hingga 2021. Ia dimintai uang Rp18 juta jika ingin mendapatkan kembali sepeda motornya.

Sita lantas meminta bantuan ke Pomal, Babinsa, dan Koramil. Sejumlah anggota kepolisian dan Danramil, kata dia, turut membantu namun nihil.

“Sampai saya juga udah bikin LP,” tutur Sita.

Demi mendapatkan motornya kembali, Sita mengaku sudah mengeluarkan uang banyak untuk biaya operasional. Bahkan orang tuanya rela menjual gabah untuk biaya transportasi Jakarta-Klaten demi mendapatkan keadilan.

Jadi Minim Evaluasi Sita mengatakan sebenarnya persoalan yang menimpanya sepele. Menurut Sita, motornya bisa didapatkan kembali jika polisi berani menekan cepu tersebut.

“Sebenarnya masalahnya sepele, Pak, jika oknum polisi itu berani neken cepunya motor saya sebenarnya bisa balik. Cuma Pak Polisi itu sudah tidak mau terlibat lagi,” ujarnya.

Sita lantas meminta agar Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo menurunkan polisi yang tulus mau membantunya dan tidak saling menutupi kesalahan polisi lain.

“Turunkan satu anggota bapak yang benar-benar tulus, tidak saling menutupi. Saya cuma minta tolong itu saja,” kata Sita terisak

Diproses Provos Polda Metro Jaya
Beberapa waktu setelah video curahan hati Sita viral di media sosial, kasusnya ditindaklanjuti Polda Metro Jaya. Provos Polda Metro Jaya kemudian meminta keterangan dari Sita pada Rabu (29/12).

Kasatreskrim Polres Metro Bekasi, AKBP Aris Timang mengatakan pihaknya telah memeriksa Sita sebagai tambahan berita acara pemeriksaan (BAP) terlapor. Aparat juga berjanji akan menyelidiki keterlibatan oknum polisi tersebut.

“Dari Provos Polda (Metro Jaya) sudah melakukan komunikasi dengan ibu,” kata Aris saat ditemui di Polres Metro Bekasi, Jawa Barat, Rabu (29/12/2021).

Sebagai informasi, kasus ini dilimpahkan ke Polres Metro Bekasi karena kasus tersebut bermula di wilayah hukum Kota Bekasi.

Ditemui usai pemeriksaan, Sita berharap cepu yang menggadaikan motornya itu ditangkap dan dihadirkan di hadapannya di Polres Metro Bekasi. Menurut Sita selama ni, anggota Polsek terkait menutupi tindakan oknum tersebut.

“Karena selama ini orang-orang Polsek kan nutupin dia semua, itu yang saya nggak terima sampai sekarang,” tuturnya.

Selain itu, usai pemeriksaan sita juga berterima kasih kepada Polres Metro Bekasi atas pelayanan dan fasilitas yang diberikan.

“Saya banyak berterima kasih kepada Polres Metro Bekasi atas pelayanannya yang baik, dan terima kasih atas fasilitasnya selama saya ada di bekasi,”pungkasnya

banner 336x280
Editor: Ipang
banner 120x600
  • Share

Leave a Reply

Your email address will not be published.