BEKASI,guecikarang.co.id -Hujan dengan intensitas tinggi sejak Kamis pagi (22/1/2025) kembali merendam Kampung Kebon Kelapa, Desa Karang Asih, Kecamatan Cikarang Utara, Kabupaten Bekasi. Air banjir dilaporkan mencapai setinggi betis orang dewasa dan masuk ke permukiman warga.
Salah seorang warga, Erna (47), mengatakan hujan mulai turun sejak pagi hari dan banjir mulai naik sekitar pukul 12.15 WIB. Air dengan cepat masuk ke dalam rumah-rumah warga.
“Dari pagi hujan terus, jam 12 lewat air udah masuk rumah,” kata Erna di Lokasi, Kamis (22/1/2025).
Ia menyebut banjir kali ini merupakan yang kedua dalam waktu berdekatan. Sebelumnya, banjir baru saja surut sekitar dua hari lalu, namun kembali datang setelah hujan turun cukup deras.
“Baru juga surut dua hari yang lalu, sekarang udah banjir lagi,” ujarnya.
Menurut Erna hampir puluhan warga terdampak akibat peristiwa ini. Ia juga mengungkapkan bahwa wilayah tersebut sebenarnya jarang dilanda banjir. Dalam catatannya, banjir besar terakhir terjadi pada 2013 silam akibat saluran kali di belakang rumah warga tersumbat.
“Biasanya nggak pernah banjir. Pernah itu tahun 2013, karena saluran air di kali belakang mampet, air nggak ngalir dan naik ke permukiman,” jelasnya.
Erna menduga penyebab banjir kali ini masih sama, yakni saluran pembuangan air atau kali yang kembali tersumbat sehingga air meluap ke pemukiman warga.
“Kayaknya aliran kali mampet lagi, makanya banjirnya kejadian lagi,” ucapnya.
Meski air di dalam rumah mencapai setinggi dengkul orang dewasa, Erna mengaku memilih bertahan di rumah bersama keluarganya. Namun, ia tetap waspada dengan mengamankan barang-barang berharga.
“Kita masih bertahan. Barang elektronik sama kasur udah kita pindahin ke tempat yang lebih tinggi. Kalau hujan terus dan air nambah, baru kita ngungsi,” katanya.
Erna pun berharap pemerintah desa dan pihak terkait bisa lebih memperhatikan kondisi wilayahnya. Ia mengaku selama dua kali banjir ini, warga belum pernah menerima bantuan apa pun.
“Harapannya sih wilayah ini diperhatiin. Udah dua kali banjir, tapi belum dapet bantuan juga,” pungkasnya.
















