Selamat Datang di Website Kami, Website Dengan Ribuan Pengunjung Setiap Harinya

Pasar Cikarang Utara Berbenah, Pemkab Bekasi Tata Kawasan Demi Kenyamanan Pengunjung

banner 120x600

CIKARANG UTARA – Pemerintah Kabupaten Bekasi terus melakukan penataan kawasan Pasar Cikarang Utara secara bertahap sebagai upaya menciptakan pasar tradisional yang lebih tertib, bersih, dan nyaman. Program pembenahan yang didukung pemerintah serta Corporate Social Responsibility (CSR) mulai mengubah wajah pasar menjadi lebih representatif sehingga diharapkan mampu meningkatkan aktivitas perdagangan dan perekonomian masyarakat.

Kepala UPTD Pasar Wilayah IV Cikarang Utara, Hasyim Adnan, menjelaskan bahwa percepatan penataan mulai berjalan setelah kunjungan Kepala Daerah (KDM) pada 19 Juni 2026 yang dilakukan sebanyak dua kali. Menurutnya, kunjungan tersebut menjadi titik awal berbagai pekerjaan pembenahan di kawasan pasar.

“Setelah kunjungan tersebut, banyak perubahan yang langsung dilakukan. Trotoar diperbaiki dan dicat merah, pagar diganti serta dicat putih, kemudian dilakukan pengaspalan. Selain itu, kanopi dan pengecatan bagian depan pasar juga dibantu melalui program CSR Bank BJB sehingga wajah pasar kini jauh lebih baik,” ujarnya.

Hasyim menerangkan, area pengelolaan UPTD Pasar Wilayah IV mencakup lahan seluas kurang lebih 2,6 hektare yang membentang dari belakang Pos Polisi hingga Jalan Suwadaya, meliputi kawasan Pasar Seng sampai Pasar Permai. Wilayah tersebut menjadi dasar dalam pengaturan relokasi pedagang, penataan area parkir, serta optimalisasi pengelolaan retribusi pasar.

Selain fokus pada pembangunan fisik, pengelola juga melakukan penataan terhadap aktivitas para pedagang agar ruang publik dapat dimanfaatkan secara maksimal. Relokasi sementara pedagang malam dilakukan sehingga area yang sebelumnya digunakan untuk berjualan dapat difungsikan sebagai lahan parkir pada pagi hingga siang hari, sekaligus menciptakan kondisi pasar yang lebih tertib.

“Pedagang malam yang berjualan didepan Pasar Baru jumlahnya sekitar 200 sampai 220 orang. Siang hari kondisi pasar sudah jauh lebih rapi, tetapi pada malam hari masih perlu penataan lanjutan karena aktivitas pedagang kembali cukup padat,” katanya.

Dalam mendukung kelancaran penataan, berbagai fasilitas dagang seperti meja, tunggak, dan perlengkapan pedagang dipindahkan sementara ke area basement maupun toko-toko kosong. Langkah tersebut dilakukan agar ruang sirkulasi pengunjung menjadi lebih luas, sementara pekerjaan fisik banyak dibantu melalui program CSR dengan pengawasan tetap dilakukan oleh pengelola pasar.

Aspek kebersihan juga menjadi salah satu prioritas dalam proses revitalisasi kawasan pasar. Saat ini tersedia tiga titik tempat sampah yang ditempatkan di bagian bawah pasar dan terus dibenahi pengelolaannya. Pembersihan dilakukan setiap hari agar suasana pasar tetap bersih dan nyaman, meski penanganan kebersihan pada malam hari masih menjadi perhatian untuk penyempurnaan.

“Kami berharap perubahan ini mampu menarik lebih banyak masyarakat untuk berbelanja di pasar. Jika pengunjung meningkat, tentu retribusi pasar juga akan meningkat dan berdampak positif terhadap perekonomian para pedagang,” ungkapnya.

Selamat Datang di Website Kami, Website Dengan Ribuan Pengunjung Setiap Harinya

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *