banner 728x250

Seniman Dangdut Dipalak & Dikeroyok Preman Kampung Saat Pulang Manggung Di Tambelang.

  • Share
banner 468x60

BEKASI,guecikarang.co.id – Seorang seniman dianiaya dan dipalak setelah pulang pentas di Kampung Balong Jaer RT 002/004 Desa Sukabakti Kecamatan Tambelang Kabupaten Bekasi pada minggu malam (20/03/22)

Aksi pengeroyokan dipicu karena sekelompok pemuda kampung yang sedang mabuk datang di acara hajatan pada larut malam dan para preman kampung tersebut meminta agar hiburan dangdut tetap menghibur hingga pukul 01.00 WIB, sedangkan hiburan di resepsi pernikahan tersebut dibatasi sampai 23.00 WIB.

banner 336x280

Korban Irwan Permana atau biasa dipanggil Iwan (35th) menjelaskan, pada malam itu sekelompok remaja datang di pesta hajatan sekitar pukul 23.00 WIB sambil meminum minuman keras dan sambil teriak-teriak meminta hiburan tersebut tetap berlanjut meski batas waktu sudah habis.

“Mereka datang sudah malam, sambil mabuk para remaja tersebut meminta hiburan dangdut tetap berlanjut, Pembawa acara menambahkan satu lagu saja hingga pukul 23.30 WIB. ” Kata Iwan, Senin (21/03/22)

Lanjutnya, Dikarenakan sudah larut malam dan memang batas waktu hiburan sudah selesai, akhirnya para musisi menyudahkan acara hiburan di pesta pernikahan tersebut .Namun salah satu musisi mendengar dari pemuda kampung tersebut para musisi akan dianiya.

“Tak Terima acara selesai, para remaja mabuk menunggu kita di depan gang, pertama MC ditegor dan dipalak Rp 200.000,dan mengeluarkan kata-kata kotor, Saya turun dari motor langsung dipukuli lebih dari 5 orang. ” Ucap Korban.

Para musisi juga sudah mengadukan ke kantor Desa dan dari Pemerintah Desa Sukabakti akan mencoba memanggil dalang aksi pengeroyokan tersebut berinisial R,Namun jika tidak ada kabar dari Pemerintah Desa, korban akan melaporkan kejadian ke Polsek Tambelang Polres Metro Bekasi tentang pemerasan dan pengancaman disertai pengeroyokan secara bersama-sama.

(Ipang)

banner 336x280
Editor: Ipang
banner 120x600
  • Share

Leave a Reply

Your email address will not be published.