Cikarang Selatan – Pemerintah Desa Sukaresmi, Kecamatan Cikarang Selatan, Kabupaten Bekasi, merespons laporan warga terkait genangan air yang diakibatkan saluran air mampet di Kampung Leuweung Malang, RT 002/RW 001, air meluap kejalan
Respons tersebut dilakukan melalui kegiatan Jumat Bersih (Jumsih) pada Jumat pagi, 2 Oktober 2026. Kegiatan dipimpin langsung oleh Pj Kepala Desa Sukaresmi, Ibin Irawan, S.IP., bersama jajaran Pemerintah Desa Sukaresmi.
Lokasi yang menjadi perhatian berada di sekitar SDN 01 dan SDN 02 Sukaresmi. Berdasarkan laporan masyarakat, aliran air di kawasan tersebut dinilai kurang lancar sehingga menyebabkan air menggenang dijalan.
Menindaklanjuti laporan tersebut, jajaran pemerintah desa turun langsung ke lokasi untuk melihat kondisi saluran air sekaligus melakukan pembersihan.
Dalam kegiatan Jumat Bersih tersebut, petugas bersama jajaran pemerintah desa membersihkan berbagai material yang menghambat aliran air, mulai dari sampah hingga tanah yang menutupi bagian saluran.
Pembersihan dilakukan agar aliran air dapat kembali berjalan lebih lancar dan mengurangi potensi terjadinya genangan dan meluap kejalan.
Pj Kepala Desa Sukaresmi, Ibin Irawan, S.Ip., mengatakan kegiatan tersebut merupakan bentuk respons pemerintah desa terhadap laporan dan keluhan masyarakat.
“Kami turun langsung menindaklanjuti laporan warga terkait genangan air di lokasi ini. Hari ini kami lakukan Jumat Bersih dengan membersihkan sampah dan tanah yang menutupi saluran agar aliran air bisa lebih lancar,” ujar Ibin.
Menurutnya, pembersihan saluran tersebut diharapkan dapat memberikan dampak terhadap kondisi genangan di kawasan sekitar SDN 01 dan SDN 02 Sukaresmi. Meskipun demikian, pihak desa menyadari bahwa kondisi genangan masih dapat terjadi apabila curah hujan tinggi.
“Mudah-mudahan setelah saluran dibersihkan, kalau pun masih terjadi genangan saat hujan, air tidak terlalu lama menggenang karena alirannya sudah lebih lancar,” lanjut Ibin.
Ia juga menegaskan pentingnya kepedulian bersama dalam menjaga kebersihan saluran air. Sampah yang kembali menumpuk dapat menghambat aliran dan berpotensi menyebabkan genangan kembali terjadi.
Kegiatan Jumat Bersih ini sekaligus menjadi upaya pemerintah desa untuk menjaga lingkungan tetap bersih dan memastikan fasilitas saluran air di lingkungan masyarakat dapat berfungsi dengan lebih baik.
Pemerintah Desa Sukaresmi berharap masyarakat turut menjaga saluran air dengan tidak membuang sampah sembarangan, sehingga upaya pembersihan yang telah dilakukan dapat memberikan manfaat secara berkelanjutan.
Pemdes Sukaresmi juga akan terus memperhatikan laporan masyarakat terkait persoalan lingkungan dan infrastruktur di wilayah desa, termasuk kondisi saluran air yang berpotensi menimbulkan genangan saat hujan.
Reporter : Iswadi Jati Pilar Serang
















